Sudah sejak lama aku begitu ingin menjadi penulis, mungkin sekitaran remaja.... atau anak-anak? Tapi keinginanku itu sampai sekarang belum terwujud. Yah palingan ya suka curhat di blog lama yang isinya mengenai curahan perasaan maupun berbagai artikel menarik yang aku temukan di web tetangga sebelah...
Pengen jadi penulis... ya maunya sih menjadi penulis yang bisa menelurkan berbagai buku seperti penulis kebanyakan, tapi apalah daya kadang ya ketika ingin mulai menulis selalu saja bingung, aku ini ingin menulis apa ya? Terus harus memulai dari mana ya? Bagaimana cara menuliskan kata pembukaan untuk sebuah cerita?
Terkadang berbagai macam ide muncul, seperti menulis dongeng, cerita anak, cerita remaja, tapi selalu berpikir bahwa aku tidak memiliki imajinasi yang cukup untuk mengembangkan ide tersebut.
Disisi lain selain permasalahan ide, maupun permulaan kalimat, selalu saja merasa minder ataupun kurang pede dengan umur. Ada adik -adik yang umurnya dibawah saya yang berhasil menelurkan banyak buku dan menjadi best seller sehingga wajar saja jika itu menjadikannya sebagai penulis profesional..... lah sedangkan aku, cuma bisa memendam keinginan tersebut, kapan mau memulainya? Waktu terus berlalu, umur semakin bertambah, tapi belum ada keinginan sedikitpun untuk mulai menulis......
Sampai pada akhirnya saya telah berhasil untuk menulis dan menghasilkan satu buku, itupun skripsi! Haha sambil berkata "akhirnya..... ini tulisan pertama yang aku bukukan.... yaitu skripsi......" Yah semoga untuk selanjutnya itu bisa terus memotivasiku untuk terus menulis dan benar-benar bisa dibukukan dan dicetak oleh penerbit dan diedarkan di pasaran supaya ada banyak orang diluar sana yang membaca tulisan saya.... Aamiin......
Senin, 22 Agustus 2016
Rabu, 17 Agustus 2016
Merdeka dan Pancasila
Selamat malam, wow hari ini bertepatan dengan tanggal 17 Agustus! Hari kemerdekaannya Indonesia yang ke 71. 17-71 cantik sekali angkanya. Merdeka itu banyak maknanya terutama menghormati para pahlawan yang dengan gagah berani membela negeri Indonesia. Tidak hanya sekedar menghormati para pahlawannya tapi juga menghormati negeri kita tercinta ini. Waktu jamanku dulu masih kecil, tk-sd upacara diadakan tiap hari senin di sekolah maka wajar aja sih kalau jamanku dulu meski kelas satu sudah hapal sama pancasila maupun uud 1945 karena setiap senin selalu dibacakan kepada murid. Anak jaman sekarang? Miris! Saat ini aku bekerja (sementara) di rumah penitipan anak di Surabaya. Anak-anaknya belum hapal pancasila secara lancar 😠kalaupun bisa menyebutkan kelimanya itupun hanya secara berurutan dan kadang ya mereka masih rada lupa.... Kalau ditanya secara acak misalnya sila kedua bunyinya apa, mereka gak bisa jawab. Wajarlah, jaman sekarang upacara tidak sesering jamanku dulu, maka tak heran kalau anak-anak belum hapal pancasila. Pancasila aja gak hapal apalagi uud? Maka tugasku (dan tugas kakak lainnya juga) mengajarkan kembali mengenai pancasila kepada anak-anak tentunya dengan aktifitas yang menyenangkan. Tidak hanya hapalan pancasila tapi juga perwakilan simbolnya. Tau kan simbolnya? Yang burung garuda beserta isi di dalam perutnya, hehe.
Langganan:
Postingan (Atom)